suka mencaci-maki. Ibunya
yang telah tua, seringkali berdoa kepada Allah SWT agar Allah
meringankan kekerasan dan kekejaman anaknya.

Dia
menjadikan ibunya sebagai pembantu yang membantu dan mengurusi semua
kebutuhannya, sedangkan ibunya sendiri tidak membutuhkan pengurusan dan
bantuannya. Betapa sering air matanya mengalir di kedua pipinya,
berdoa kepada Allah SWT agar belahan hatinya mendapat hidayah sehingga
menjadi anak yang berbakti pada orang tua.
Si-anak
marah dan berkata dengan nada yang kumprang, “Sungguh, aku kena
musibah dengan wanita yang sudah tua renta, aku tidak tahu, kapan aku
bisa berlepas diri tua renta ini.” Ibunya menangis seraya berkata,
“Wahai anakku, takutlah kamu kepada Allah terhadapku. Tidakkah kamu
takut kepada Allah? Tidakkah kamu takut akan murka dan kemarahanNya?”.
Karena mendengar kata-kata ibunya tersebut, maka kemarahan si-anak pun
semakin menjadi, si-anak memegang baju ibunya dan mengangkatnya. Dia
mengguncang-guncang ibunya dengan kuat seraya menghardik, “Dengar, aku
tidak mau dinasihati. Bukan aku yang mesti dibilang harus bertakwa
kepada Allah.”ank durhaka
Hasil gambar untuk foto anak yang menjadi buaya
